SABTU, 14 MAR 2026, 11:24:00
AMC News
Headline
● Bupati Eman Klarifikasi Video Sidak MBG Viral: Siswa Justru Dukung Program Dilanjutkan Bupati Majalengka Luruskan Video Sidak MBG Viral: Justru Siswa Dukung ● Tanto Sudiro: Bahaya, Ada Kelompok Sengaja Lecengkan Fakta Sejarah ● Kapolda NTT dan Gubernur Sampaikan Penanganan Gempa Flores: Fokus Evakuasi, Data Korban, dan Cegah Hoaks ● Ketua KWRI Kota Serang: "Dengan Berdaulat, Adil dan Makmur Kita Bangun Negeri Ini Bersama" ● Dugaan Perampasan Kendaraan oleh Oknum Mata Elang Harus Diusut Tuntas ● RW 11 Perum Citra Gading Gelar Berbagai Perlombaan, RT 08 Raih Prestasi Gemilang ● Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Blitar Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Profesionalisme ● Mengenang Warkop DKI lewat Gelak Tawa: Agenda Nobar Seru ExSosat ILUNI 34'85 di Blok M Square ● Langkah Kaki yang Menolak Tua : Merajut Rindu dan Sehat Bersama ILUNI 34'85 di Acara Fun Walk ● Belajar "Melukis Cahaya" Bersama ILUNI 34'85 : Dari Teori hingga Efek Bokeh yang Bikin Happy ● Mengenang Ibu Hj. Andania Said : Kekeluargaan dalam Untaian Doa di Malam Ketiga ● Mengenang Ibu Hj. Andania Said : Kekeluargaan dalam Untaian Doa di Malam Ketiga ● Pemkab Bireuen Hibahkan Tanah Untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji ● Contoh Berita ● Koalisi Partai Mulai Intensif Bahas Agenda Prioritas Nasional ● Wacana Reformasi Layanan Publik Kembali Jadi Sorotan di Parlemen ● Jelang Laga Besar, Kondisi Tim Dipantau Ketat oleh Pelatih ● Atlet Muda Tampil Konsisten dan Curi Perhatian di Kompetisi Nasional ● Bursa Transfer Mulai Ramai, Sejumlah Nama Besar Dikaitkan dengan Klub Top ● Aktor Senior Umumkan Proyek Film Baru yang Siap Tayang Tahun Ini ● Bupati Eman Klarifikasi Video Sidak MBG Viral: Siswa Justru Dukung Program Dilanjutkan Bupati Majalengka Luruskan Video Sidak MBG Viral: Justru Siswa Dukung ● Tanto Sudiro: Bahaya, Ada Kelompok Sengaja Lecengkan Fakta Sejarah ● Kapolda NTT dan Gubernur Sampaikan Penanganan Gempa Flores: Fokus Evakuasi, Data Korban, dan Cegah Hoaks ● Ketua KWRI Kota Serang: "Dengan Berdaulat, Adil dan Makmur Kita Bangun Negeri Ini Bersama" ● Dugaan Perampasan Kendaraan oleh Oknum Mata Elang Harus Diusut Tuntas ● RW 11 Perum Citra Gading Gelar Berbagai Perlombaan, RT 08 Raih Prestasi Gemilang ● Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Blitar Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Profesionalisme ● Mengenang Warkop DKI lewat Gelak Tawa: Agenda Nobar Seru ExSosat ILUNI 34'85 di Blok M Square ● Langkah Kaki yang Menolak Tua : Merajut Rindu dan Sehat Bersama ILUNI 34'85 di Acara Fun Walk ● Belajar "Melukis Cahaya" Bersama ILUNI 34'85 : Dari Teori hingga Efek Bokeh yang Bikin Happy ● Mengenang Ibu Hj. Andania Said : Kekeluargaan dalam Untaian Doa di Malam Ketiga ● Mengenang Ibu Hj. Andania Said : Kekeluargaan dalam Untaian Doa di Malam Ketiga ● Pemkab Bireuen Hibahkan Tanah Untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji ● Contoh Berita ● Koalisi Partai Mulai Intensif Bahas Agenda Prioritas Nasional ● Wacana Reformasi Layanan Publik Kembali Jadi Sorotan di Parlemen ● Jelang Laga Besar, Kondisi Tim Dipantau Ketat oleh Pelatih ● Atlet Muda Tampil Konsisten dan Curi Perhatian di Kompetisi Nasional ● Bursa Transfer Mulai Ramai, Sejumlah Nama Besar Dikaitkan dengan Klub Top ● Aktor Senior Umumkan Proyek Film Baru yang Siap Tayang Tahun Ini
BAZNAS Sumedang Gercep Berikan Bantuan kepada Ibu Pasca Melahirkan di Desa Serang
Terkini Edy. Ms - 12:33:00, 16 Sep 2026

BAZNAS Sumedang Gercep Berikan Bantuan kepada Ibu Pasca Melahirkan di Desa Serang

SUMEDANG, AMC – Rabu 16 September 2026, Kepedulian BAZNAS Kabupaten Sumedang kembali dirasakan masyarakat. Kali ini, bantuan diberikan kepada seorang ibu warga Dusun Suka Asih, Desa Serang, Kecamatan Cimalaka, yang beberapa hari lalu baru pulang dari rumah sakit setelah menjalani proses persalinan.

Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian BAZNAS Sumedang terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya keluarga yang tengah menghadapi kebutuhan setelah kelahiran buah hati. Baca selengkapnya
Warga Desa Karyamukti Tomo Menunggu Bantuan Rutilahu, Proposal Sudah Diajukan Sejak Januari 2025
Terkini Edy. Ms - 10:34:00, 16 Sep 2026

Warga Desa Karyamukti Tomo Menunggu Bantuan Rutilahu, Proposal Sudah Diajukan Sejak Januar...

SUMEDANG, AMC — Warga Desa Karyamukti, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, hingga kini masih menunggu bantuan untuk program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). atas nama Eti Suprihati dusun Bantar Gintung RT  02/02, desa karyamukti Kondisi tempat tinggal yang sudah tidak layak membuat warga berharap adanya perhatian dan bantuan dari pihak terkait.

Pemerintah Desa Karyamukti disebut telah mengajukan permohonan bantuan Rutilahu bagi warganya sejak Januari 2025. Baca selengkapnya
Pemkab Sumedang dan IKAPI Jabar Teken MoU, Perkuat Ekosistem Literasi dan Perbukuan
Terkini Edy. Ms - 15:56:00, 15 Sep 2026

Pemkab Sumedang dan IKAPI Jabar Teken MoU, Perkuat Ekosistem Literasi dan Perbukuan

Sumedang, AMC -- Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Jawa Barat tentang Pengembangan Ekosistem Literasi dan Perbukuan di Kabupaten Sumedang.Penandatanganan MoU tersebut berlangsung dalam rangkaian Festival Literasi Kabupaten Sumedang 2026 di Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Sumedang, Selasa (15/9/2026).Kerja sama ini menjadi langkah strategis Pemkab Sumedang untuk memperkuat budaya literasi sekaligus membangun ekosistem perbukuan yang melibatkan pemerintah, penerbit, perpustakaan, satuan pendidikan, perguruan tinggi, komunitas literasi, hingga masyarakat.Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut. Ia berharap MoU dengan IKAPI Jawa Barat tidak hanya seremoni penandatanganan, tetapi ditindaklanjuti melalui berbagai program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.“Mudah-mudahan MoU-nya menjadi active MoU, bukan sleeping MoU,” kata Dony.Menurutnya, penguatan literasi harus dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai unsur. Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri dalam membangun budaya membaca dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.Festival Literasi, kata Dony, menjadi salah satu contoh penerapan konsep pentahelix sekaligus cross-cutting program, di mana berbagai perangkat daerah, lembaga pendidikan, dunia usaha, komunitas dan masyarakat dapat hadir bersama dalam satu kegiatan.“Semua harus hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.Lebih lanjut, kerja sama dengan IKAPI Jawa Barat diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat Sumedang untuk mengakses bahan bacaan berkualitas sekaligus mendorong tumbuhnya berbagai kegiatan literasi dan perbukuan.Pengembangan ekosistem tersebut juga menjadi penting untuk mendukung perpustakaan agar tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan dan meminjam buku, tetapi menjadi ruang belajar, bertukar gagasan, berkarya dan mengembangkan potensi masyarakat.Dalam rangkaian Festival Literasi 2026, kolaborasi tersebut turut diperkuat melalui pameran buku, bedah buku, bincang literasi, lomba bertutur, lomba resensi buku serta berbagai kegiatan edukatif lainnya.Pemkab Sumedang berharap kerja sama bersama IKAPI Jabar dapat menjadi fondasi bagi lahirnya program-program literasi yang berkelanjutan.Terlebih, Kabupaten Sumedang saat ini tercatat berada di peringkat keempat dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat dalam tingkat kegemaran membaca. Capaian tersebut menjadi modal untuk terus meningkatkan budaya literasi masyarakat Baca selengkapnya
Jembatan Perintis Garuda Dibangun TNI dan Warga, Akses Wado Kini Makin Terbuka
Terkini Edy. Ms - 12:42:00, 15 Sep 2026

Jembatan Perintis Garuda Dibangun TNI dan Warga, Akses Wado Kini Makin Terbuka

SUMEDANG, AMC – Semangat gotong royong TNI dan rakyat kembali terlihat dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Cisurat dan Desa Sukapura menuju Desa Wado, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang.

Pembangunan jembatan ini menjadi bagian dari Program Strategis Nasional Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, sekaligus menjadi upaya membuka akses masyarakat agar lebih mudah dalam menjalankan berbagai aktivitas, terutama di bidang perekonomian, pendidikan, dan kesehatan. Baca selengkapnya
BAZNAS Sumedang Kembali Salurkan Bantuan Kaki Palsu Untuk Pak Alip
Terkini Edy. Ms - 12:11:00, 15 Sep 2026

BAZNAS Sumedang Kembali Salurkan Bantuan Kaki Palsu Untuk Pak Alip

SUMEDANG, AMC – Selasa 15 September 2026, Kepedulian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumedang kembali dirasakan masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan berupa kaki palsu diberikan kepada Pak Alip, warga Dusun Warungketan, Desa Situraja, Kecamatan Situraja, yang harus kehilangan salah satu kakinya akibat amputasi.

Bantuan kaki palsu tersebut diserahkan melalui BAZNAS Kabupaten Sumedang sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Baca selengkapnya
Ibu Melahirkan dari Keluarga Kurang Mampu Harapkan Uluran Tangan BAZNAS
Terkini Edy. Ms - 11:17:00, 15 Sep 2026

Ibu Melahirkan dari Keluarga Kurang Mampu Harapkan Uluran Tangan BAZNAS

Sumedang, AMC – Di tengah kebahagiaan menyambut kelahiran buah hati, seorang ibu ( ibu Ayu Mutimentari)warga Dusun Sukaasih, RT 02/02 Desa Serang, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, harus menghadapi kondisi ekonomi keluarga yang serba terbatas.

Ibu yang baru saja melahirkan tersebut kini membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama kebutuhan bayinya yang masih sangat kecil. Baca selengkapnya
300 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Diserahkan di Majalengka, Bantu Ringankan Beban Pengayuh Lansia
Terkini Edy. Ms - 08:08:00, 14 Sep 2026

300 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Diserahkan di Majalengka, Bantu Ringankan Beban...

MAJALENGKA, AMC -- Kabar baik datang bagi para pengayuh becak lanjut usia di Kabupaten Majalengka. Sebanyak 300 unit becak listrik bantuan Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, diserahkan kepada para penerima manfaat sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan sekaligus meringankan beban kerja mereka.

Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) di Kantor BKPSDM, Minggu (13/9/2026). Bantuan diprioritaskan bagi para pengayuh becak lansia, khususnya mereka yang berusia 55 tahun ke atas. Baca selengkapnya
Persoalan dengan Petugas Samsat Berakhir Damai, Warga Sampaikan Klarifikasi
Terkini Edy. Ms - 19:47:00, 13 Sep 2026

Persoalan dengan Petugas Samsat Berakhir Damai, Warga Sampaikan Klarifikasi

SUMEDANG, AMC – Persoalan yang sebelumnya terjadi antara seorang warga dengan petugas Samsat terkait pelayanan dan biaya administrasi kendaraan bermotor dinyatakan telah selesai. Hal tersebut disampaikan melalui surat pernyataan yang dibuat oleh warga bernama Rina Dwi Prihatin, tertanggal 13 September 2026.Dalam surat tersebut, Rina menjelaskan bahwa permasalahan yang terjadi berawal dari adanya perbedaan data dan kesalahpahaman mengenai besaran biaya yang harus dibayarkan, termasuk berkaitan dengan pajak kendaraan serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) BPKB/balik nama.Kesalahpahaman tersebut kemudian berkembang hingga yang bersangkutan mengunggah video terkait persoalan tersebut melalui media sosial Instagram.Namun, setelah dilakukan komunikasi dan penjelasan lebih lanjut, permasalahan tersebut akhirnya dapat diselesaikan. Rina dalam surat pernyataannya menyampaikan bahwa persoalan tersebut telah selesai dan memberikan klarifikasi atas permasalahan yang sebelumnya menjadi perhatian di media sosial.Ia juga menyatakan bahwa surat tersebut dibuat dalam keadaan sadar dan tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.Dengan adanya klarifikasi tersebut, persoalan yang sebelumnya muncul di media sosial diharapkan tidak lagi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Masyarakat juga diimbau untuk terlebih dahulu melakukan konfirmasi dan memperoleh informasi yang utuh apabila menemukan persoalan terkait pelayanan publik sebelum menyebarkannya melalui media sosial.Penyelesaian secara komunikasi dan klarifikasi menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan setiap persoalan pelayanan dapat diselesaikan secara transparan dan proporsional. Baca selengkapnya
FORJIS Sumedang Doakan Jurnalis yang Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau Segera Ditemukan Selamat
Terkini Edy. Ms - 19:13:00, 13 Sep 2026

FORJIS Sumedang Doakan Jurnalis yang Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau Segera Ditemukan...

SUMEDANG, AMC – Minggu 13 September 2026, Keluarga besar Forum Jaringan informasi (FORJIS) Kabupaten Sumedang menyampaikan doa dan dukungan kepada rekan-rekan jurnalis yang saat menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Seluruh anggota FORJIS Sumedang berharap para jurnalis tersebut dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat, sehat, dan tidak mengalami kekurangan apa pun. Baca selengkapnya
Baznas Sumedang Sumbangkan 12 Ribu Liter Air Bersih
Terkini Edy. Ms - 17:11:00, 13 Sep 2026

Baznas Sumedang Sumbangkan 12 Ribu Liter Air Bersih

SUMEDANG, AMC -- Ketika air bersih menjadi kebutuhan yang sulit dipenuhi, kehadiran bantuan menjadi sangat Nnberarti bagi masyarakat. Hal itu dirasakan warga Dusun Ciduging, Desa Tarunajaya, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, setelah BAZNAS Kabupaten Sumedang menyalurkan 12.000 liter air bersihDistribusi air bersih tersebut mendapat sambutan hangat dari warga. Mereka menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS Sumedang yang telah memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.Bantuan ini menjadi salah satu bentuk respons BAZNAS Sumedang terhadap persoalan kebutuhan dasar masyarakat. Air bersih bukan hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga menunjang berbagai aktivitas rumah tangga sehari-hari.Ketua BAZNAS Kabupaten Sumedang, H. Ayi Subhan Hafas, S.H., M.M., mengatakan pihaknya berkomitmen agar pengelolaan zakat, infak, dan sedekah memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.“BAZNAS akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama ketika ada kebutuhan mendesak yang menyangkut kebutuhan dasar. Bantuan air bersih ini merupakan bagian dari ikhtiar kami agar dana zakat, infak dan sedekah memberikan manfaat secara nyata,” ujar H. Ayi Subhan Hafas.Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian penting dari semangat pengelolaan zakat. Karena itu, BAZNAS tidak hanya menjalankan program yang bersifat pemberdayaan jangka panjang, tetapi juga memberikan respons terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan bantuan secara langsung.Penyaluran 12.000 liter air bersih di Dusun Ciduging sekaligus memperlihatkan bagaimana zakat dapat hadir dalam berbagai bentuk kemanfaatan. Bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh penerima.Bagi warga penerima bantuan, distribusi air bersih tersebut menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti. Ucapan terima kasih pun disampaikan kepada BAZNAS Sumedang atas perhatian dan bantuan yang telah Hbdiberikan.H. Ayi Subhan Hafas menegaskan, BAZNAS Sumedang akan terus berupaya memperkuat perannya dalam membantu masyarakat melalui berbagai program sosial, kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi maupun bantuan kebutuhan dasar.Semangat tersebut diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran untuk menunaikan zakat, infak dan sedekah melalui lembaga yang amanah dan profesional.Dengan demikian, setiap dana yang dihimpun tidak berhenti sebagai angka dalam laporan, tetapi dapat kembali kepada masyarakat dalam bentuk program yang memberikan manfaat nyata. Baca selengkapnya
Belajar dari Paralayang: Berani Menantang Angin, Bijak Membaca Arah Zaman
Terkini Edy. Ms - 11:23:00, 13 Sep 2026

Belajar dari Paralayang: Berani Menantang Angin, Bijak Membaca Arah Zaman

Sumedang, AMC -- Ada pesan lebih dalam yang disampaikan Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir di balik penyelenggaraan West Java Paragliding Championship (WJPC) 2026. Menurutnya, paralayang bukan sekadar olahraga untuk menaklukkan ketinggian, tetapi juga mengajarkan manusia tentang keberanian, kepercayaan diri dan kemampuan membaca keadaan.Hal itu disampaikan Bupati Dony saat membuka WJPC 2026 di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Minggu (13/9/2026).Kompetisi yang berlangsung pada 12–20 September 2026 tersebut diikuti 88 pilot dari 13 negara, terdiri dari 55 pilot mancanegara dan 33 pilot Indonesia.Di hadapan para peserta, Bupati Dony mengajak masyarakat Sumedang, khususnya para aparatur sipil negara (ASN), untuk mengambil pelajaran dari olahraga yang mengandalkan kemampuan membaca arah angin tersebut.“Dalam paralayang, orang memiliki keberanian untuk menantang angin. Memiliki kepercayaan diri untuk terbang tinggi dan kemampuan membaca arah angin,” ujar Dony.Menurutnya, filosofi tersebut sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari. Setiap orang akan menghadapi tantangan dan perubahan. Karena itu, dibutuhkan keberanian untuk mengambil langkah, sekaligus kecermatan dalam menentukan arah.“Bagi kita sebagai ASN, sebagai warga Sumedang, bagaimana mengambil hikmah dari paralayang ini. Kita berani menghadapi tantangan, berani melompat maju ke depan dan bisa lebih bijak membaca arah zaman,” katanya.Bagi Dony, kemampuan seorang pilot paralayang tidak hanya ditentukan oleh keberanian untuk terbang. Pilot harus mampu memahami kondisi angin, menentukan waktu yang tepat, menjaga keseimbangan dan mengambil keputusan dengan cepat.Nilai-nilai tersebut dinilai memiliki relevansi dengan cara pemerintah dan masyarakat menghadapi perubahan zaman.Berani menghadapi tantangan, menjadi pelajaran pertama. Seperti pilot yang tidak mungkin terbang tanpa keberanian, kemajuan juga tidak akan lahir tanpa keberanian mengambil langkah baru.Kedua, percaya diri untuk terbang lebih tinggi. Setiap individu maupun daerah harus memiliki optimisme untuk meningkatkan kemampuan dan mencapai target yang lebih besar.Ketiga, mampu membaca arah zaman. Seorang pilot tidak dapat memaksakan kehendak terhadap angin. Ia harus memahami situasi dan menyesuaikan strategi agar dapat tetap terbang dengan aman.“Berani menantang, menghadapi tantangan. Berani untuk melompat maju ke depan dan kita bisa lebih bijak membaca arah zaman,” tutur Dony.Lebih dari itu, lanjut Bupati Dony, WJPC 2026 juga memberikan hikmah lain. Puluhan pilot dari berbagai negara berkumpul di Sumedang tanpa melihat perbedaan bangsa dan latar belakang.Menurutnya, olahraga membuktikan bahwa persahabatan dan kolaborasi dapat melampaui batas negara.“Hari ini di langit Sumedang berkumpul 13 negara. Ternyata olahraga bisa menyatukan bangsa-bangsa tanpa batas. Saksinya adalah di langit Sumedang,” ungkapnya.Langit menjadi ruang perjumpaan. Para pilot datang dari berbagai penjuru dunia, tetapi memiliki satu tujuan yang sama: terbang, berkompetisi, menikmati alam dan membangun persahabatan.Karena itu, WJPC bukan hanya tentang siapa yang paling cepat atau paling tinggi terbang. Ada pesan tentang bagaimana perbedaan dapat dipertemukan melalui sebuah kegiatan positif.Terakhir, Bupati Dony berharap semangat yang ditunjukkan para pilot dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Sumedang untuk terus bergerak maju.Keberanian menghadapi tantangan, kemampuan membaca perubahan dan semangat untuk terus terbang lebih tinggi merupakan nilai yang penting dalam membangun daerah.Terlebih, WJPC juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Sumedang kepada dunia. Keindahan Batu Dua, Jatigede dan berbagai potensi wisata lainnya menjadi modal untuk membawa nama Sumedang semakin dikenal secara internasional.“Jangan hanya datang sekali. Datang lagi ke Sumedang dan bawa teman-teman, keluarga serta komunitas kalian untuk terbang bersama di Sumedang,” ajak Dony kepada para peserta. Baca selengkapnya
13 Negara Ramaikan West Java Paragliding Championship 2026, Langit Sumedang Jadi Panggung Dunia
Terkini Edy. Ms - 11:20:00, 13 Sep 2026

13 Negara Ramaikan West Java Paragliding Championship 2026, Langit Sumedang Jadi Panggung...

Sumedang, AMC -- Langit Kabupaten Sumedang kembali menjadi panggung olahraga dirgantara dunia. Sebanyak 88 pilot dari 13 negara ambil bagian dalam West Java Paragliding Championship (WJPC) 2026 yang resmi dibuka di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Minggu (13/9/2026).Kompetisi paralayang tersebut berlangsung selama sembilan hari, mulai 12 hingga 20 September 2026, dengan lokasi take off di Batu Dua dan landing di wilayah Ujung Jaya, tepatnya Desa Labuan, Kabupaten Sumedang.Dari total 88 pilot yang berkompetisi, sebanyak 55 pilot merupakan peserta mancanegara, sementara 33 lainnya berasal dari Indonesia. Kehadiran para atlet dari berbagai negara tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Sumedang untuk memperkenalkan potensi olahraga dan pariwisatanya ke tingkat internasional.Ketua Panitia WJPC 2026 sekaligus pengurus Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kabupaten Sumedang, Aris Pribaya, mengatakan WJPC telah menjadi agenda rutin yang dalam tiga tahun terakhir terus dilaksanakan di Sumedang.“Selamat datang di Sumedang. Kami berharap seluruh peserta dapat menikmati suasana dan keramahan Sumedang, tidak hanya dalam kompetisinya, tetapi juga selama berada di sini,” ujar Aris.Menurutnya, penyelenggaraan WJPC tahun ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, BPBD, Dinas Kesehatan hingga perangkat daerah dan stakeholder lainnya.Ia menegaskan, kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat dan pemerintah Kabupaten Sumedang memiliki komitmen bersama dalam mengembangkan olahraga paralayang.“Sumedang bersatu untuk maju di internasional. Paralayang menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan Sumedang ke luar negeri,” katanya.Sementara itu, Ketua FASI Kabupaten Sumedang Rahmat Juliadi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang serta seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang turut mendukung pelaksanaan WJPC 2026.Ia berharap kompetisi tersebut tidak hanya melahirkan atlet-atlet berprestasi, tetapi juga semakin memperkuat posisi Sumedang sebagai salah satu destinasi olahraga paralayang yang dikenal hingga mancanegara.“Dengan event ini, kita berharap Sumedang semakin dikenal, bukan hanya secara nasional tetapi juga di mancanegara. Kehadiran peserta dari berbagai negara menjadi kesempatan yang sangat baik untuk memperkenalkan Sumedang kepada dunia,” ungkapnya.Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menyampaikan, WJPC merupakan contoh nyata kolaborasi pentahelix, yakni akademisi, dunia usaha, komunitas, pemerintah, dan media yang bersatu menyukseskan sebuah kegiatan.Yang menarik, kata Dony, penyelenggaraan WJPC tahun ini dapat terlaksana tanpa menggunakan APBD, sementara pemerintah daerah memberikan dukungan berupa fasilitasi dan koordinasi perangkat daerah, khususnya untuk memastikan aspek keamanan, kesehatan dan kelancaran kegiatan.“Ini bagian dari sebuah kolaborasi pentahelix. Kegiatan ini bisa terlaksana tanpa APBD. Tepuk tangan untuk penyelenggara,” ujar Dony.Bupati Dony menilai, kegiatan paralayang memiliki banyak manfaat strategis bagi Sumedang.Pertama, menjadi wadah bagi atlet untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mencetak bibit-bibit atlet paralayang yang nantinya dapat mengharumkan nama Sumedang, Jawa Barat dan Indonesia.Kedua, kegiatan ini turut memberikan dampak ekonomi. Para peserta yang tinggal selama beberapa hari di Sumedang akan menggunakan hotel, restoran, transportasi, hingga berbagai layanan UMKM lokal.“Pasti para atlet menginap di Sumedang, makan di Sumedang. Ini akan menggerakkan ekonomi, meningkatkan pendapatan asli daerah dari pajak hotel dan restoran, serta memberikan dampak khusus kepada UMKM,” katanya.Lebih dari itu, WJPC juga menjadi sarana promosi pariwisata Sumedang ke dunia.Dony menyebut Batu Dua, Toga Hills dan Jatigede sebagai sejumlah potensi yang dapat dikembangkan sebagai destinasi olahraga dan wisata paralayang.“Dengan paralayang, kita terus menginformasikan kepada dunia bahwa di Sumedang ada tempat-tempat terbaik untuk paralayang,” pungkasnya. Baca selengkapnya
Kapolda Jabar Ajak Bobotoh Dukung Persib Dengan Tertib Dari Wilayah Masing-Masing
Terkini Edy. Ms - 20:14:00, 11 Sep 2026

Kapolda Jabar Ajak Bobotoh Dukung Persib Dengan Tertib Dari Wilayah Masing-Masing

Bandung, AMC -- Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., bersilaturahmi dengan sesepuh Persib, Haji Umuh Muchtar, dalam rangka memperkuat komitmen bersama mendukung Persib menjelang pertandingan pada Sabtu mendatang.Kapolda mengajak masyarakat Jawa Barat untuk memberikan dukungan dan doa kepada Persib dari tempat masing-masing, sekaligus meramaikan wilayahnya dengan kegiatan positif yang dapat menghidupkan perekonomian masyarakat.Haji Umuh Muchtar juga mengimbau bobotoh untuk tidak memaksakan diri hadir ke stadion dan mengikuti arahan yang telah disampaikan. Dukungan dapat diberikan dengan tertib, aman, dan santai, dengan harapan Persib meraih kemenangan serta tiga poin. Baca selengkapnya
Kalender Hari Ini
-
-
00:00:00

Pilihan Editor

Indeks →
AMC News