SABTU, 14 MAR 2026, 11:24:00
AMC News
Headline
● Bupati Eman Klarifikasi Video Sidak MBG Viral: Siswa Justru Dukung Program Dilanjutkan Bupati Majalengka Luruskan Video Sidak MBG Viral: Justru Siswa Dukung ● Tanto Sudiro: Bahaya, Ada Kelompok Sengaja Lecengkan Fakta Sejarah ● Kapolda NTT dan Gubernur Sampaikan Penanganan Gempa Flores: Fokus Evakuasi, Data Korban, dan Cegah Hoaks ● Ketua KWRI Kota Serang: "Dengan Berdaulat, Adil dan Makmur Kita Bangun Negeri Ini Bersama" ● Dugaan Perampasan Kendaraan oleh Oknum Mata Elang Harus Diusut Tuntas ● RW 11 Perum Citra Gading Gelar Berbagai Perlombaan, RT 08 Raih Prestasi Gemilang ● Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Blitar Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Profesionalisme ● Mengenang Warkop DKI lewat Gelak Tawa: Agenda Nobar Seru ExSosat ILUNI 34'85 di Blok M Square ● Langkah Kaki yang Menolak Tua : Merajut Rindu dan Sehat Bersama ILUNI 34'85 di Acara Fun Walk ● Belajar "Melukis Cahaya" Bersama ILUNI 34'85 : Dari Teori hingga Efek Bokeh yang Bikin Happy ● Mengenang Ibu Hj. Andania Said : Kekeluargaan dalam Untaian Doa di Malam Ketiga ● Mengenang Ibu Hj. Andania Said : Kekeluargaan dalam Untaian Doa di Malam Ketiga ● Pemkab Bireuen Hibahkan Tanah Untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji ● Contoh Berita ● Koalisi Partai Mulai Intensif Bahas Agenda Prioritas Nasional ● Wacana Reformasi Layanan Publik Kembali Jadi Sorotan di Parlemen ● Jelang Laga Besar, Kondisi Tim Dipantau Ketat oleh Pelatih ● Atlet Muda Tampil Konsisten dan Curi Perhatian di Kompetisi Nasional ● Bursa Transfer Mulai Ramai, Sejumlah Nama Besar Dikaitkan dengan Klub Top ● Aktor Senior Umumkan Proyek Film Baru yang Siap Tayang Tahun Ini ● Bupati Eman Klarifikasi Video Sidak MBG Viral: Siswa Justru Dukung Program Dilanjutkan Bupati Majalengka Luruskan Video Sidak MBG Viral: Justru Siswa Dukung ● Tanto Sudiro: Bahaya, Ada Kelompok Sengaja Lecengkan Fakta Sejarah ● Kapolda NTT dan Gubernur Sampaikan Penanganan Gempa Flores: Fokus Evakuasi, Data Korban, dan Cegah Hoaks ● Ketua KWRI Kota Serang: "Dengan Berdaulat, Adil dan Makmur Kita Bangun Negeri Ini Bersama" ● Dugaan Perampasan Kendaraan oleh Oknum Mata Elang Harus Diusut Tuntas ● RW 11 Perum Citra Gading Gelar Berbagai Perlombaan, RT 08 Raih Prestasi Gemilang ● Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Blitar Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Profesionalisme ● Mengenang Warkop DKI lewat Gelak Tawa: Agenda Nobar Seru ExSosat ILUNI 34'85 di Blok M Square ● Langkah Kaki yang Menolak Tua : Merajut Rindu dan Sehat Bersama ILUNI 34'85 di Acara Fun Walk ● Belajar "Melukis Cahaya" Bersama ILUNI 34'85 : Dari Teori hingga Efek Bokeh yang Bikin Happy ● Mengenang Ibu Hj. Andania Said : Kekeluargaan dalam Untaian Doa di Malam Ketiga ● Mengenang Ibu Hj. Andania Said : Kekeluargaan dalam Untaian Doa di Malam Ketiga ● Pemkab Bireuen Hibahkan Tanah Untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji ● Contoh Berita ● Koalisi Partai Mulai Intensif Bahas Agenda Prioritas Nasional ● Wacana Reformasi Layanan Publik Kembali Jadi Sorotan di Parlemen ● Jelang Laga Besar, Kondisi Tim Dipantau Ketat oleh Pelatih ● Atlet Muda Tampil Konsisten dan Curi Perhatian di Kompetisi Nasional ● Bursa Transfer Mulai Ramai, Sejumlah Nama Besar Dikaitkan dengan Klub Top ● Aktor Senior Umumkan Proyek Film Baru yang Siap Tayang Tahun Ini
Catatan Hukum: Bupati Tak Bisa Memberi Sanksi Ini, Harus Sesuai Mekanisme UU
Terkini Edy. Ms - 14:07:00, 22 Sep 2026

Catatan Hukum: Bupati Tak Bisa Memberi Sanksi Ini, Harus Sesuai Mekanisme UU

Sumedang, AMC -- Banyak peristiwa menimpa pejabat kepala daerah, baik Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, maupun Walikota dan Wakil Walikota, ketika tersandung skandal, tindak pidana umum maupun pidana khusus seperti korupsi.Lalu bagaimana mekanisme pemberhentian mereka secara administrasi kenegaraan ketika sudah berstatus tersangka, terdakwa hingga terpidana?Semisal kasus yang melilit Wakil Bupati Sumedang, yang secara terang benderang mengakui telah terjadi peristiwa pelanggaran dugaan pidana, bahkan sudah ada laporan di Polda Jawa Barat walaupun sudah dicabut oleh pelapor.Perlu dipahami, *Bupati tidak memiliki kewenangan hukum untuk menjatuhkan sanksi administratif atau sanksi jabatan* seperti pemberhentian kepada Wakil Bupati.*1. Kedudukan Bupati dan Wakil Bupati Bukan Atasan-Bawahan*Berdasarkan *Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah*, Bupati dan Wakil Bupati adalah satu paket pasangan kepala daerah yang dipilih langsung oleh rakyat, bukan diangkat oleh Bupati.Memang, Wakil Bupati bertugas membantu Bupati dan bertanggung jawab kepada Bupati dalam pelaksanaan tugas yang dilimpahkan. Namun untuk pelanggaran dan sanksi formal, mekanismenya tunduk pada peraturan perundang-undangan.Pihak yang berwenang memberi sanksi kepada Wakil Bupati bukanlah Bupati, melainkan *Menteri Dalam Negeri atau Gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat.**2. Dasar Hukum Pemberhentian*Dasar hukum utama pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati diatur dalam *UU No. 23 Tahun 2014 Pasal 78 hingga Pasal 83.**Alasan Pemberhentian (Pasal 78):*Bupati dan/atau Wakil Bupati berhenti karena:a. Meninggal dunia;b. Permintaan sendiri;c. Diberhentikan, karena: - Berakhir masa jabatannya; - Tidak dapat melaksanakan tugas secara berkelanjutan atau berhalangan tetap selama 6 bulan berturut-turut; - Dinyatakan melanggar sumpah/janji jabatan; - Tidak melaksanakan kewajiban sebagai kepala daerah; - Melanggar larangan bagi kepala daerah; - Melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan; - Melakukan perbuatan tercela.*3. Pemberhentian Sementara (Pasal 83)*Bupati dan/atau Wakil Bupati akan diberhentikan sementara oleh Mendagri tanpa usulan DPRD apabila:- Didakwa melakukan tindak pidana korupsi, terorisme, makar, kejahatan terhadap keamanan negara;- Diancam dengan pidana penjara minimal 5 tahun;- Telah berstatus sebagai terdakwa.*4. Apa Itu Perbuatan Tercela?*Mahkamah Konstitusi mempertegas kriteria "perbuatan tercela" agar tidak subjektif. Yang termasuk perbuatan tercela adalah pelanggaran etika moral berat, seperti:- Berjudi;- Mabuk-mabukan;- Menggunakan atau mengedarkan narkoba;- Berzina atau berselingkuh, dan perbuatan amoral lainnya.Dengan demikian, mekanisme pemberhentian Wakil Bupati tidak bisa dilakukan secara sepihak oleh Bupati, melainkan harus melalui proses hukum dan administrasi berjenjang hingga ke Kemendagri. Baca selengkapnya
Bupati dan Wabup Sumedang Cek Jalan Cibugel-Darmaraja, Warga Segera Nikmati Akses Jalan Mulus
Terkini Edy. Ms - 11:18:00, 22 Sep 2026

Bupati dan Wabup Sumedang Cek Jalan Cibugel-Darmaraja, Warga Segera Nikmati Akses Jalan Mu...

Sumedang, AMC -- Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir bersama Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila turun langsung memonitor progres pembangunan Jalan Cibugel- Darmaraja, Selasa (22/9/2026).Monitoring dilakukan usai keduanya melaksanakan salat Subuh berjamaah di wilayah Wado dan Darmaraja.Bupati mengatakan, pembangunan ruas jalan tersebut menjadi salah satu pekerjaan yang telah lama dinantikan masyarakat. Menurutnya, pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer tersebut kini sudah hampir rampung.Bupati Dony berharap kualitas jalan yang dibangun tidak hanya membuat akses menjadi lebih nyaman, tetapi juga kuat dan tahan lama.“Ini jalan yang selama ini dinantikan masyarakat. Sekarang sudah hampir selesai. Mudah-mudahan jalannya kuat dan tahan lama,” katanya.Ia menambahkan, keberadaan jalan tersebut akan memberikan dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat, baik untuk bekerja, beribadah, belajar, mendapatkan pelayanan kesehatan maupun menjalankan aktivitas ekonomi.Dengan akses yang semakin baik, kata Bupati Dony, pergerakan orang maupun barang diharapkan menjadi lebih mudah, lancar dan cepat.“Mobilitas masyarakat yang berangkat bekerja, beribadah, belajar, ke tempat pelayanan kesehatan maupun yang berusaha untuk ekonominya, insyaallah akan semakin mudah, lancar dan cepat,” ungkapnya.Bupati juga meminta jajaran kecamatan dan desa bersama masyarakat ikut menjaga serta memelihara jalan yang telah dibangun.Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak cukup hanya dengan membangun, tetapi harus diikuti dengan pemeliharaan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.“Saya mohon nanti pihak kecamatan dan desa bisa memelihara jalan ini bersama-sama dengan Pak Wabup,” ujarnya.Ia menyebutkan pembangunan Jalan Cibugel-Darmaraja akan terus dilanjutkan secara bertahap.“Insyaallah tahun ini Jalan Cibugel-Darmaraja akan selesai sampai ke atas. Ini yang bawahnya dulu, nanti yang di Cibugel akan kita lanjutkan,” katanya.Selain ruas tersebut, pemerintah daerah juga menyiapkan perbaikan jalan di kawasan Cipicung hingga Cibugel yang berbatasan dengan wilayah Garut.“Di samping jalan ini, Cipicung sampai Cibugel Garut pun kita perbaiki tahun ini,” tutur Dony.Bypati Dony menegaskan, perbaikan jalan menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Sumedang.Pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah.“Inilah komitmen kami untuk membangun dan memperbaiki jalan-jalan yang rusak di Sumedang. Secara bertahap insyaallah akan selesai,” katanya.Ia pun meminta masyarakat bersabar karena pembangunan infrastruktur tidak dapat dilakukan sekaligus di seluruh wilayah.“Mudah-mudahan setiap tahun terus kita tingkatkan. Targetnya, jalan licin, jalan mulus, jalan mantap di Sumedang bisa terwujud. Tapi sabar ya, bertahap,” pungkasnya. Baca selengkapnya
Bupati Sumedang Ingatkan Warga Waspada Karhutla, Influenza A hingga Musim Hujan
Terkini Edy.s - 11:14:00, 22 Sep 2026

Bupati Sumedang Ingatkan Warga Waspada Karhutla, Influenza A hingga Musim Hujan

Sumedang, AMC -- Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi sejumlah potensi persoalan yang menyertai perubahan musim, mulai dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), ancaman penyakit Influenza A, hingga potensi bencana saat memasuki musim hujan.Pesan tersebut disampaikan Bupati saat memberikan arahan usai salat Subuh berjamaah di Masjid Jami Raudhatul Mukhlisin, Kecamatan Wado, Sumedang, Selasa (22/9/2026).Bupati Dony meminta masyarakat tidak lengah terhadap ancaman karhutla di tengah kondisi kemarau dan lahan yang kering.Ia mengimbau masyarakat menghindari berbagai aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama di kawasan yang terdapat rumput, semak, lahan pertanian, maupun hutan yang kondisinya mudah terbakar.Masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan serta tidak melakukan aktivitas pembakaran yang berpotensi merembet dan sulit dikendalikan.“Jangan membuang puntung rokok sembarangan. Hindari aktivitas yang bisa memicu kebakaran. Kalau terjadi kebakaran atau keadaan darurat, segera hubungi 112,” kata Dony.Menurutnya, pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat. Jika menemukan titik api atau kepulan asap yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran, warga diminta segera melaporkannya agar dapat ditangani sedini mungkin.Selain karhutla, Bupati juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap virus Influenza A.Ia meminta masyarakat tidak menganggap remeh persoalan kesehatan dan tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat, terutama di tengah perubahan cuaca dan musim.Kewaspadaan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat dan mencegah potensi penyebaran penyakit.Di sisi lain, Bupati Dony mengingatkan jajaran pemerintah dan masyarakat agar tidak hanya fokus menghadapi persoalan selama musim kemarau.Memasuki musim hujan, berbagai potensi bencana hidrometeorologi juga harus diantisipasi sejak dini, seperti banjir, longsor, hingga pohon tumbang.“Walaupun sekarang kita menghadapi musim kemarau, kita harus siap menghadapi musim penghujan,” ujarnya.Ia menegaskan, pemerintah harus hadir dalam setiap persoalan yang dihadapi masyarakat. Kesiapsiagaan tidak boleh dilakukan setelah bencana terjadi, tetapi harus dimulai melalui langkah pencegahan dan persiapan sejak dini.“Pemerintah harus hadir untuk mengatasi persoalan tersebut,” tegasnya.Terakhir Ia mengajak seluruh masyarakat membangun kepedulian dan kewaspadaan bersama, sehingga berbagai risiko akibat perubahan musim dapat diminimalkan. Baca selengkapnya
"Koalisi 99 Terus Beraksi" Ratusan Massa Kepung DPRD Sumedang, Tuntut Transparansi Kasus Wabup
Terkini Edy. Ms - 18:16:00, 21 Sep 2026

"Koalisi 99 Terus Beraksi" Ratusan Massa Kepung DPRD Sumedang, Tuntut Transparansi Kasus W...

SUMEDANG, AMC – Gelombang tekanan publik terhadap polemik yang menyeret nama Wakil Bupati Sumedang semakin membesar. Senin (21/09/2026), sekitar 100 massa yang tergabung dalam Koalisi 99 Peduli Sumedang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Sumedang, Jl. Pangeran Soeriaatmadja.Aksi yang dimulai pukul 13.30 WIB itu berlangsung tertib namun penuh tekanan moral. Massa datang membawa tuntutan tegas: transparansi, keadilan, dan kepastian hukum terkait isu yang tengah menjadi sorotan publik.“Jangan Ada yang Ditutup-Tutupi!”Dalam orasinya, Koordinator Aksi H. Ecek Karyana menegaskan bahwa masyarakat tidak ingin kasus ini berhenti pada klarifikasi sepihak.“Kami meminta keterbukaan dan keadilan. Jangan sampai ada hal-hal yang merugikan masyarakat kecil dan mencederai rasa keadilan,” tegasnya di hadapan massa.Sejumlah tokoh turut hadir dan menyuarakan aspirasi, di antaranya:Abuya KH. Ade NuruzzamanKyai Wali SongoUstadz BuasN. MujiantoDeden GERAMhingga perwakilan elemen masyarakat lainnyaOrasi berlangsung bergantian, menyoroti pentingnya integritas pejabat publik serta menjaga marwah pemerintahan daerah.Tuntutan Tegas ke DPRDKoalisi 99 Peduli Sumedang menyerahkan dokumen resmi berisi pernyataan sikap dan aspirasi kepada DPRD. Adapun tuntutan utama mereka:DPRD diminta menjalankan fungsi pengawasan secara maksimalMenggunakan hak interpelasi jika diperlukanMeminta penjelasan resmi atas dugaan yang melibatkan Wabup dan mantan sekpriMendesak transparansi hasil investigasi Pemprov Jabar & InspektoratMenjamin semua proses berbasis fakta dan hukumJika tidak terbukti, nama baik Wabup harus dipulihkanDPRD: “Kami Siap Tindaklanjuti”Ketua DPRD Sumedang, Drs. H. Sidik Jafar, langsung merespons tuntutan tersebut.“Kami siap menindaklanjuti semua aspirasi yang disampaikan. DPRD juga akan menyurati pihak provinsi terkait klarifikasi dari Gubernur Jawa Barat,” ujarnya.Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa kasus tersebut tidak berhenti di tingkat wacana, melainkan mulai masuk jalur formal pengawasan legislatif.Konteks: Pernyataan Gubernur & Kontroversi yang Belum UsaiAksi ini terjadi setelah sebelumnya Gubernur Jawa Barat menyatakan bahwa:Tidak ada pihak yang mengakui adanya peristiwa dugaan pelanggaranNamun di sisi lain, diakui adanya konflik internal dan kecemburuan dalam rumah tanggaDi sinilah publik mulai mempertanyakan:Jika konflik diakui, mengapa transparansi justru belum maksimal?Tekanan dari tokoh masyarakat, termasuk pernyataan keras dari elemen ormas dan tokoh agama sebelumnya, semakin memperkuat dorongan agar kasus ini dibuka secara terang. Baca selengkapnya
HIMBAUAN KAMTIBMAS PILKADES SERENTAK KABUPATEN SUMEDANG 2026
Terkini Edy. Ms - 11:53:00, 21 Sep 2026

HIMBAUAN KAMTIBMAS PILKADES SERENTAK KABUPATEN SUMEDANG 2026

Sumedang, AMC -- Polres Sumedang mengimbau seluruh masyarakat, calon kepala desa, dan tim sukses untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, persaudaraan, dan kondusivitas menjelang Pilkades Serentak Kabupaten Sumedang yang dijadwalkan 28 Oktober 2026. Hindari provokasi, hoaks, ujaran kebencian, serta tindakan yang dapat mengganggu jalannya tahapan Pilkades. Mari wujudkan Pilkades yang aman, tertib, demokratis, dan kondusif.Humas Polres Sumedang@polressumedang@poldajabar@divisihumaspolri@dpmdesajabar#PolresSumedang#PilkadesSerentak2026#PilkadesSumedang#SumedangAman#SumedangKondusif#Kamtibmas#JagaPersaudaraan#TolakHoaks#TolakProvokasi#DemokrasiDamai#HumasPolri#PolriPresisi Baca selengkapnya
ANNIVERSARY DELTA 02 TRIMATRA KE-24: PERERAT SILATURAHMI, PERKOKOH SOLIDITAS TAMTAMA LITINGAN 2002
Terkini Edy. Ms - 19:24:00, 20 Sep 2026

ANNIVERSARY DELTA 02 TRIMATRA KE-24: PERERAT SILATURAHMI, PERKOKOH SOLIDITAS TAMTAMA LITIN...

Sumedang, AMC – Dalam rangka memperingati Anniversary Delta 02 Trimatra ke-24 tahun pengabdian, Tamtama Litingan 2002 angkatan ke-2 menggelar kegiatan reuni yang bertempat di Saung Situraja, Kabupaten Sumedang, Minggu, 20 September 2026.Kegiatan reuni ini diikuti oleh para prajurit Tamtama Litingan 2002 yang saat ini bertugas di berbagai satuan. Momentum tersebut menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat kekompakan, serta menjaga hubungan kekeluargaan di antara sesama rekan seperjuangan yang telah mengabdi selama 24 tahun.Dengan mengusung tema “Delta Kompak, Solid untuk Nusantara Maju”, kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dan solidaritas para prajurit Delta 02 Trimatra dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara.Suasana reuni berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan. Selain menjadi sarana melepas rindu setelah sekian lama bertugas di satuan masing-masing, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman, mengenang perjalanan pengabdian, serta memperkuat ikatan persaudaraan yang telah terjalin sejak awal menjadi prajurit TNI.Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, kegiatan Anniversary Delta 02 Trimatra ke-24 ini juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial dan wujud rasa syukur atas perjalanan pengabdian yang telah dilalui. Melalui kegiatan tersebut, keluarga besar Delta 02 Trimatra berharap dapat berbagi kebahagiaan, menumbuhkan semangat kepedulian terhadap sesama, serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, kekompakan, dan soliditas Tamtama Litingan 2002 angkatan ke-2 senantiasa terjaga. Perbedaan satuan dan tempat penugasan bukan menjadi penghalang untuk terus menjalin komunikasi, saling mendukung, serta menjaga kehormatan dan nama baik satuan.Silaturahmi adalah kekuatan, kekompakan adalah modal pengabdian, dan persaudaraan adalah ikatan yang tidak lekang oleh waktu. Kepedulian terhadap sesama menjadi bagian penting dalam memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kemanusiaan.Dengan semangat Anniversary Delta 02 Trimatra ke-24, keluarga besar Delta 02 Trimatra berkomitmen untuk terus menjaga kekompakan dan kekeluargaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memberikan pengabdian terbaik demi kemajuan bangsa dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.Delta Kompak, Solid untuk Nusantara Maju! Baca selengkapnya
Respon Cepat Isu Solar Subsidi, Polsek Taktakan Pastikan Alat Berat di TPSA Cilowong Pakai Solar Industri
Terkini Red - 18:11:00, 20 Sep 2026

Respon Cepat Isu Solar Subsidi, Polsek Taktakan Pastikan Alat Berat di TPSA Cilowong Pakai...

SERANG KOTA, AMC -- Menindaklanjuti pemberitaan terkait dugaan penggunaan solar subsidi pada alat berat di TPSA Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, personel Polsek Taktakan bergerak cepat melakukan pengecekan ke lokasi pada Sabtu, 19 September 2026.Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Taktakan Iptu Ridwan Junaedi, S.H., menjelaskan, pengecekan dilakukan sebagai langkah klarifikasi.“Personel Polsek Taktakan melalui Kanit Reskrim Ipda Sabarudin, S.H., bersama anggota mendatangi TKP guna melakukan pemeriksaan terkait pemberitaan tersebut,” ujar Ridwan, Minggu, 20 September 2026.Berdasarkan hasil klarifikasi di lapangan, Kepala UPT TPSA Cilowong Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang, Agam, S.E.,M.Si., menjelaskan bahwa pengelolaan sampah kiriman dari Kota Tangerang Selatan di TPSA Cilowong dilakukan oleh PT. Cahaya Legok dengan menggunakan alat berat (excavator) milik H. Suganda selaku Direktur PT. Bersama Kreatif Oke.Menurut Agam, bahan bakar yang digunakan untuk alat berat tersebut adalah solar industri, bukan solar subsidi. Pembelian solar industri tersebut dilakukan oleh PT. Bersama Kreatif Oke dari PT. Dogani Osborn Narespati Kota Depok dan telah dilengkapi dokumen resmi serta pembayaran pajak PPN.“Pengiriman solar industri ini dengan tujuan Jalan Raya Cilowong Taktakan Kota Serang, yang mana setiap pembelian sudah disertai dengan dokumen pembelian yang disertai dengan pembayaran pajak pembelian PPN,” terang Kapolsek.Hal senada disampaikan H. Suganda selaku pemilik alat berat. Ia menegaskan BBM yang digunakan untuk operasional excavator di TPSA Cilowong adalah solar industri yang resmi.Dengan demikian, pemberitaan mengenai dugaan penggunaan BBM solar subsidi di TPSA Cilowong dinyatakan tidak benar.“Pemberitaan tentang adanya penggunaan BBM solar bukan peruntukannya di TPSA Cilowong tidak benar. Penggunaan BBM berupa solar tersebut sudah sesuai dengan peruntukannya, yaitu solar industri untuk kebutuhan bahan bakar alat berat excavator yang digunakan untuk pengelolaan sampah di TPSA Cilowong,” pungkasnya. Baca selengkapnya
Baduy Outbound Tawarkan Konsep Wisata Halal Terintegrasi di Global Sources Indonesia 2026
Terkini Red - 22:08:00, 19 Sep 2026

Baduy Outbound Tawarkan Konsep Wisata Halal Terintegrasi di Global Sources Indonesia 2026

JAKARTA, AMC — Kawasan Wisata Halal Baduy Outbound memperkenalkan konsep wisata yang memadukan rekreasi, edukasi, pelatihan, hingga pemberdayaan usaha masyarakat dalam ajang Global Sources Indonesia 2026 di Jakarta International Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.Pameran sourcing business-to-business (B2B) internasional tersebut berlangsung pada 17–19 September 2026 dan mempertemukan buyer serta supplier dari perusahaan nasional dan internasional. Kehadiran Baduy Outbound menjadi bagian dari upaya pelaku usaha pariwisata memperluas jejaring dan membuka peluang kerja sama lintas sektor.Baduy Outbound dikelola PT Bisnis Banten yang telah mengembangkan kegiatan wisata, edukasi, pelatihan, dan outbound selama lebih dari 12 tahun. Dalam pameran tersebut, PT Bisnis Banten hadir bersama Asosiasi Usaha Menengah Indonesia (AUMI) di Hall B, Booth 2D08.Direktur PT Bisnis Banten Muhammad Ghazwan Ali mengatakan pameran menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Baduy Outbound kepada calon mitra dari berbagai kalangan.“Kami mengapresiasi AUMI yang selalu melibatkan kami dalam pameran setiap tahunnya. Ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Kawasan Wisata Halal Baduy Outbound sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak,” kata Ghazwan.Menurut dia, konsep wisata berbasis pengalaman semakin membuka ruang kerja sama dengan institusi pendidikan. Sejumlah mahasiswa dari perguruan tinggi, antara lain UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, telah terlibat dalam peluang kerja sama kegiatan edukasi dan pelatihan.Baduy Outbound menawarkan delapan kategori kegiatan dalam satu kawasan, yakni wisata alam, pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, budaya, kuliner, serta pelatihan dan outbound.Tim Marketing Baduy Outbound Kusnadi mengatakan integrasi berbagai kegiatan tersebut dirancang agar wisatawan tidak hanya datang untuk menikmati destinasi, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar dan mengikuti aktivitas yang tersedia.“Kami ingin pengunjung tidak hanya datang untuk berwisata, tetapi mendapatkan pengalaman, belajar, mengikuti kegiatan, dan pulang membawa oleh-oleh dari hasil kebun maupun produk UMKM ekonomi kreatif,” ujar Kusnadi.Konsep tersebut juga membuka ruang bagi berbagai kelompok untuk menggunakan kawasan tersebut sebagai lokasi kegiatan, mulai dari wisata keluarga, kunjungan edukasi, pelatihan, outbound, gathering perusahaan, kegiatan mahasiswa hingga program komunitas.Produk pertanian dan perkebunan serta produk UMKM dan ekonomi kreatif masyarakat sekitar juga menjadi bagian dari pengalaman yang ditawarkan kepada pengunjung.Melalui keikutsertaannya dalam Global Sources Indonesia 2026, Baduy Outbound membuka peluang kerja sama dengan perguruan tinggi, sekolah dan lembaga pendidikan, perusahaan, komunitas, organisasi, pemerintah daerah, pelaku UMKM, hingga biro perjalanan.Kusnadi dapat dihubungi melalui nomor 0838-9227-3786. Informasi Baduy Outbound tersedia melalui 0812-9992-9078 dan situs baduyoutbound.com.Kawasan Wisata Halal Baduy Outbound mengusung konsep wisata, edukasi, pelatihan, outbound, kuliner, dan UMKM dalam satu rangkaian pengalaman. Konsepnya dirangkum dalam pendekatan: datang berwisata, belajar dan beraktivitas, kemudian pulang membawa produk lokal. Baca selengkapnya
*Cegah Penularan TBC, Puskesmas Taktakan dan Kelurahan Cibendung Gelar Tracing Terintegrasi*
Terkini Giging - 18:54:00, 19 Sep 2026

*Cegah Penularan TBC, Puskesmas Taktakan dan Kelurahan Cibendung Gelar Tracing Terintegras...

KOTA SERANG, AMC -- Pemerintah Kelurahan Cibendung bersama UPT Puskesmas Taktakan menggelar kegiatan Tracing TBC Terintegrasi dan Investigasi Kontak (IK) di Puskesmas Pembantu (Pustu) Kelurahan Cibendung, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Sabtu, 19 September 2026.Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung program nasional eliminasi Tuberkulosis (TBC) tahun 2030 dan Gerakan TOSS TBC (Temukan, Obati, Sampai Sembuh) dari Kementerian Kesehatan.Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Serang Nurhayati, S.H., M.Si., Lurah Cibendung Yanti Nur Nasyiatul Aisyiyah, Kepala Puskesmas Taktakan Hj. Ira Senjawati, pemegang program TBC Puskesmas Taktakan M. Rizky Arif Darmawan, Bidan Nur Sofiyati, Bidan Khuriyah, Bidan Tini, Bidan Titin dan Nazwa, serta Babinsa, Bhabinkamtibmas, para Ketua RW/RT, kader kesehatan dan kader Posyandu Kelurahan Cibendung.Dalam arahannya, Kabid P2P Dinkes Kota Serang Nurhayati menegaskan pentingnya tracing terintegrasi untuk memutus rantai penularan TBC di masyarakat.“Kami berharap masyarakat Cibendung dapat membiasakan pola hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan baik di rumah maupun di lingkungan,” ujarnya.Sementara itu, Kepala Puskesmas Taktakan Hj. Ira Senjawati menjelaskan kegiatan tracing TBC dilakukan secara terintegrasi lintas program dan lintas sektor dengan melibatkan kelurahan, RT, RW dan kader kesehatan.“Satu pasien TBC bisa menulari 10 sampai 15 orang dalam setahun. Maka jika ada satu kasus, wajib kita tracing kontak eratnya, terutama keluarga yang serumah, anak balita dan lansia. Yang sehat kita beri Terapi Pencegahan TBC (TPT), yang sakit kita obati sampai sembuh dan gratis,” jelas Hj. Ira.Lurah Cibendung Yanti Nur Nasyiatul Aisyiyah menyambut baik kegiatan tersebut dan mengajak warga untuk tidak takut memeriksakan diri jika mengalami gejala batuk lebih dari dua minggu, demam pada sore hari, keringat di malam hari dan penurunan berat badan.“Kami bersama Puskesmas Taktakan melakukan pelacakan aktif. Jika ada satu warga yang terkonfirmasi TBC, maka keluarga serumah dan kontak eratnya wajib diperiksa. Ini untuk mencegah penularan lebih luas,” ujar Yanti.Adapun warga yang diperiksa dalam kegiatan ini sebanyak 100 orang dengan layanan pemeriksaan tinggi badan, berat badan, gula darah, tensi darah, skrining gejala TBC, edukasi serta pemeriksaan dahak melalui Tes Cepat Molekuler (TCM).“Ada 12 orang yang dilakukan pemeriksaan TCM dan sampelnya akan dibawa ke Puskesmas Serang Kota untuk mengetahui hasilnya, apakah positif atau negatif,” ucap petugas kesehatan.Dengan adanya tracing TBC terintegrasi ini, diharapkan angka penularan TBC di Kelurahan Cibendung dapat ditekan dan terdeteksi secara dini guna mewujudkan Kelurahan Cibendung bebas Tuberkulosis. Baca selengkapnya
" FTBI " Jadi Wadah Pelestarian Bahasa Sunda Sejak Dini Kecamatan Surian Tetap Eksis
Terkini Edy. Ms - 18:50:00, 19 Sep 2026

" FTBI " Jadi Wadah Pelestarian Bahasa Sunda Sejak Dini Kecamatan Surian Tetap Eksis

Sumedang, AMC – Sabtu 19 September 2026,  Kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kecamatan Surian berlangsung dengan lancar dan sukses Kegiatan yang dilaksanakan di SD Surian tersebut diikuti para siswa sekolah dasar se-Kecamatan Surian dengan penuh antusias.

Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Surian ,  Toto  S.Pd., mengatakan dirinya merasa bangga melihat antusiasme serta penampilan para siswa dalam mengikuti rangkaian kegiatan FTBI. Baca selengkapnya
*Miris! Keterbatasan Ruang Kelas, Santri Ponpes Al-Muta'alimin di Petir Serang Belajar Lesehan di Lantai*
Terkini Giging - 18:28:00, 19 Sep 2026

*Miris! Keterbatasan Ruang Kelas, Santri Ponpes Al-Muta'alimin di Petir Serang Belajar Les...

SERANG, AMC -- Potret memprihatinkan dunia pendidikan terlihat di Yayasan Pondok Pesantren Al-Muta'alimin Nur Amaliyah, Kampung Cikodongdong RT/RW 011/003, Desa Cireundeu, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten.Pantauan di lokasi, keterbatasan ruang kelas membuat puluhan santri terpaksa belajar lesehan di lantai dan berdesak-desakan dalam satu ruangan.Berdasarkan video dan dokumentasi foto yang diterima, bangunan pondok masih didominasi bilik bambu dengan anyaman bermotif, berlantai tanah dan sebagian plester semen. Di salah satu bilik bahkan tertulis "KAMAR KADAL". Bangunan permanen hanya terlihat satu unit dua lantai berwarna hijau tosca yang tidak sebanding dengan jumlah santri yang terus bertambah.Puluhan santri putra dan putri terlihat berkumpul berdesakan di halaman sempit, menunjukkan minimnya fasilitas ruang belajar yang layak.Kondisi tersebut tentu mengganggu proses belajar mengajar. Anak-anak yang seharusnya belajar dengan nyaman di atas meja dan kursi, harus rela lesehan di lantai yang berdebu untuk menyerap ilmu agama.Pihak yayasan dengan Nomor AHU 002285.AH.01.04 Tahun tersebut diketahui tetap bertahan memberikan pendidikan agama di tengah segala keterbatasan sarana dan prasarana.Masyarakat dan wali santri berharap ada perhatian serius dari Kementerian Agama Kabupaten Serang, Dinas Pendidikan Kabupaten Serang, Pemerintah Kabupaten Serang, serta para donatur dan dermawan.Bantuan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) sangat diharapkan agar para santri di Ponpes Al-Muta'alimin Nur Amaliyah tidak lagi belajar di lantai dan berdesak-desakan, sehingga proses belajar mengajar bisa berjalan dengan layak dan nyaman.Pendidikan adalah hak semua anak bangsa, termasuk santri di pelosok Desa Cireundeu. Baca selengkapnya
Edarkan Liquid Etomidatedan Sabu 76 Gram, Pengedar Asal Tangsel Diciduk Polres Serang Dirumahnya
Terkini Giging - 18:25:00, 19 Sep 2026

Edarkan Liquid Etomidatedan Sabu 76 Gram, Pengedar Asal Tangsel Diciduk Polres Serang Diru...

SERANG, AMC – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang mengungkap peredaran narkotika dengan mengamankan seorang pria berinisial BBS, 33 tahun, warga Kelurahan Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan.BBS yang diduga berperan sebagai pengedar diamankan petugas di rumahnya pada Jumat, 18 September 2026 sekitar pukul 06.30 WIB. Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti narkotika.Dari tangan tersangka, petugas mengamankan 10 bungkus plastik bertuliskan YAKUZA yang masing-masing berisi satu cartridge berisi cairan atau liquid yang mengandung zat etomidate. Selain itu, polisi juga menemukan tiga paket narkotika jenis sabu dengan berat total 76,3 gram.Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya dugaan peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.“Berawal dari informasi masyarakat, tim Satresnarkoba kemudian melakukan rangkaian penyelidikan untuk mengungkap dugaan peredaran narkotika tersebut,” kata AKBP Andri Kurniawan, Sabtu, 19 September 2026.Kapolres menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pemberantasan peredaran narkotika, termasuk menindak para pelaku yang menyalahgunakan maupun mengedarkan berbagai jenis narkotika.“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika. Informasi dari masyarakat sangat membantu kepolisian dalam mengungkap jaringan peredaran narkoba,” tegas alumnus Akpol 2006.Sementara Kasatresnarkoba Polres Serang AKP Bondan Rahadiansyah menjelaskan, hasil penyelidikan mengarah kepada seseorang yang diduga sebagai penjual dan diketahui berada di wilayah Pamulang, Kota Tangerang Selatan.“Setelah mendapatkan informasi keberadaan pelaku, tim yang dipimpin Ipda Wawan Setiawan langsung bergerak melakukan penyelidikan untuk memastikan keberadaan dan aktivitas tersangka,” ujar Bondan.Pada Jumat pagi, sekitar pukul 06.30 WIB, petugas akhirnya mendatangi rumah tersangka di wilayah Pamulang. BBS kemudian diamankan tanpa perlawanan untuk dilakukan penggeledahan.“Dari hasil penggeledahan, anggota menemukan 10 cartridge berisi cairan yang mengandung etomidate serta tiga paket sabu dengan berat keseluruhan 76,3 gram,” jelas Bondan.Dijelaskan Bondan, tersangka BBS beserta seluruh barang bukti diamankan di ruang Satresnarkoba untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. "Kami juga masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan jaringan lain yang berkaitan dengan peredaran narkotika tersebut," tegasnya. Baca selengkapnya
Kalender Hari Ini
-
-
00:00:00

Pilihan Editor

Indeks →
AMC News